Friday, 29 April 2016

Apa Saja Instrumen Penelitian Kuantitatif? (Wajib Baca)

Dalam artikel ini, kita akan belajar untuk menyiapkan instrumen-instrumen penelitian. Setelah kita... thumbnail 1 summary
Dalam artikel ini, kita akan belajar untuk menyiapkan instrumen-instrumen penelitian. Setelah kita selesai membuat proposal dan dinyatakan acc, biasanya dosen akan meminta kita untuk melanjutkan dengan membuat instrumen penelitian.

Namun bagi yang masih bingung untuk membuat proposal skripsi silahkan baca artikel berikut ini Cara Lengkap Membuat Proposal Penelitian Kuantitatif Pendidikan

Instrumen penelitian, kalau instrumen sendiri artinya adalah alat, alat ini dugunakan untuk mengerjakan sesuatu.

dalam sebuah penelitian, maka instrumen diartikan sebagai alat yang digunakan untuk mengerjakan atau melakukan penelitian. Alat-alat tersebut bermacam-macam. dilihat dari fungsinya maka instrumen penelitian dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
Instrumen Pelaksanaan penelitian & Instrumen Pengumpulan Data

cuman dua kok, dikit . . .
kali ini instrumen yang akan saya jelaskan adalah instrumen penelitian bidang pendidikan.

Misalnya kita melakukan penelitian dengan judul: Keefektifan Model Pembelajaran Think Pair Shere (TPS)  Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negri Gayamsari 01 Semarang.

Judul diatas adalah judul peneltiaian kuantitatif, dalam penelitian tersebut peneliti ingin menguji keefektifan model pembelajaran TPS terhadap hasil belaajr siswa, sehingga bentuk penelitiannya adalah peneliti menerapkan model TPS dalam pembelalajaran di kelas.

Untuk melaksanakan penelitian tersebut maka instrumen penelitian yang harus dibuat adalah instrumen pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengumpulan data.
 

Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran 

Instrumen ini adalah instumen yang digunakan peneliti untuk melaksanakan pembelajaran di kelas. jadi sama seperti pelaksanaan pembelajaran oleh guru. Instrumennya juga sama kurang lebihnya, diantaranya yitu:
  1. Silabus
  2. RPP 
  3. Modul/Bahan Ajar
  4. Media Pembelajaran 
  5. Daftar Nama Siswa 


Instrumen Pengumpulan Data

Instumen pengumpulan data adalah alat penelitian yang fungsinya untuk mengumpulkan data-data hasil dari penelitian, data hasil penelitian itu seperti hasil belajar siswa, prilaku siswa, dsb. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu:


  1. Tes, Terdiri dari (Soal Pilihan Ganda, Soal Esai, atau Soal uraian)
  2. Non Tes , terdiri dari (Lembar Observasi atau pengamatan, wawancara, anget atau quesioner, dan dokumentasi seperti kamera)

Seperti Apakah Instrumen-Instrumen Tersebut?

Setelah kalian memahami tentang alat atau instrumen dalam penelitian, lebih baik jika selanjutnya anda memahami pula seperti apa instumen penelitian tersebut.

Pertama adalah silabus. silabus itu rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran yang mencakup SK, KD, Indikator, Materi, bentuk Pembelajaran, Alokasi Waktu, Penilaian dan Sumber Belajar.

Silabus digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan RPP, jadi kalau membuat RPP pedomannya adalah silabus, jangan membuat RPP dulu baru silabus y. . .

Kedua adalah RPP, Singkatan dari Rencana Pelaksanaan Pembeajaran. Sama seperti namanya RPP adalah sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran. 

Saya fikir sudah pada paham ya, dengan RPP. 

Kalau mau download contoh RPP dan SIlabus Silahkan Download pada Contoh RPP dan Silabus SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 KTSP Semester 1 dan 2 

Ketiga adalah modul atau bahan ajar, merupakan kumpulan materi yang akan anda gunakan dalam pembelajaran. Jadi anda diminta untuk menyusunnya, anda dapat membuatnya secara mandiri ataupun anda dapat menyadur dari bahan ajar yang ada pada modul-modul yang telah ada. Karena tidak ada ketentuan harus membuat sendiri dan original.

Meskipun begitu anda perlu untuk memperhatikan bahan ajar yang anda buat sesuai dengan indikator keberhasilan pembelajaran.

apakah dengan bahan ajar yang ada, seluruh indikator telah tercakupi atau belum.

Keempat adalah media Pembelajaran, Media itu sendiri adalah alat yang berfungsi untuk mengubah pesan yang sulit dipahami siswa menjadi lebih mudah, seperti mengubah pesan yang abstrak menjadi kongkrit. Jika dalam penelitian anda menggunakan media, maka tentu terdapat instrumen media yang harus anda buat.  

Kelima adalah daftar nama siswa, ini penting, untuk dimasukan dalam instumen yang kamu buat, karena akan membantu dalam mengumpulkan jumlah data yang akan anda peroleh.

Sementara instumen lainnya adalah adalah instumen test dan non test.
Instrumen test itu adlah alat peelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara tes. Alat tes sederhana seperti tes Pilihan Ganda, Tes Isian, Tes uraian

Sedangkan instrumen non tes adalah alat pengumpul data bukan tes. Biasanya digunakan untuk mengumpulkan data secara lebih luas. 

Lembar observasi adalah lembar kerja yang fungsi untuk mengukur keberhasilan atau ketercapaian tujuan pembelajaran pada siswa yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan.

Contohnya: 

Lembar  Angket,  Angket merupakan daftar pertanyaan yang disusun untuk mendapatkan informasi - informasi pertanyaan.

Angket ini disusun secara khusus guna mendapatkan informasi yang ingin diperoleh.

Thursday, 28 April 2016

Cara Lengkap Membuat Proposal Penelitian Kuantitatif Pendidikan

Penelitian adalah sebuah proses untuk menemukan jawaban dari suatu masalah. Peneltian itu bukanlah h... thumbnail 1 summary
Penelitian adalah sebuah proses untuk menemukan jawaban dari suatu masalah. Peneltian itu bukanlah hal yang sulit, dan tidak semua penelitian itu komplek dan rumit. 

Bahkan anda dalam kehidupan sehari hari baik secara sengaja atau tidak sengaja telah melakukan kegiatan yang mengandung unsur penelitian, meskipun tidak dapat dikatakan sebagai sebuah penelitian. Sebagai contoh: saat anda kehilangan ponsel anda, dengan sedikti bukti-bukti kemudian anda menduga bahwa pnsel anda diambil oleh salah seorang teman anda. Selanjutnya anda akan mencari bukti bukti lain untuk dapat membuktikan bahwa dugaan anda benar. 

Saat ini mahasiswa strata S1 diwajibkan untuk menulis skripsi diakhir perkuliahan mereka. Skripsi itu adalah suatu karya tulis ilmiah berupa hasil penelitian yang ditulis oleh mahasiswa sarjana S1. 

Untuk mahasiswa dengan program studi atau jurusan pendidikan seperti PGSD, Pendidikan Matematika, PAUD, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dsb. Penelitian secara umum atau kebanyakan dilakukan untuk menyeleidiki dan menjawab masalah-masalah yang ada diruang lingkung pendidikan. 

Secara umum penelitian dibidang pendidikan saat ini, dapat dibagi menjadi 4 macam jenis penelitian, yaitu: penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian tindakan kelas, serta penelitian dan pengembangan (R&D).

Untuk menyelesaikan penelitian, biasanya mahasiswa diminta untuk membuat terlebih dahulu proposal penelitian. Proposal tersebut selanjutnya diajukan kepada dosen pembimbing untuk mendapatkan bimbingan dan koreksi. Saya memahami banyak dari mahasiswa yang terkadang mengalami kesulitan dalam membuat proposal penelitian. Oleh sebab itu artike ini dibuat untuk menjadi panduan dalam menyusun proposal penelitian dengan baik.

Bagaimana langkah-langah membuat proposal penelitian Kuantitatif?



Pertama, jangan takut dengan proposal, 
kedua, revisi itu cuman perlu diedit, jadi tidak usah takut kalau mendapat revisian. 

langkah-langkah dalam membuat proposal selalu diawali dengan pemilihan judul penelitian. Dalam penelitian kuantitatif perlu diketahui penelitian kuantitatif itu sifatnya kongkrit, dapat diamati dan terukur. Jadi jika kamu melakukan penelitian yang dapat diukur dengan angka-angka maka anda melakukan penelitian kuantitatif. Walau penelitian yang lainnya juga ada yang menggunakan perhitungan.

Langkah 1 Memilih atau membuat judul

Sebenarnya, judul itu bukan langkah yang pertama, karena judul itu dilandasi oleh latar belakang. Jadi yang pertama yaitu membuat latar belakang yang melandasi anda melakukan penelitian tersebut atau memilih judul tersebut. 

Dalam membuat latar belakang, silahkan anda mulai dengan menemukan masalah.

Masalah dapat ditemukan dengan cara observasi dilapangan. Untuk menuliskan masalah anda dapat terlebih dahulu menulisakan kondisi ideal yang diharapkan. Kemudian sampaikan kondisi yang ada dilapangan yang mana kondisi tersebut menunjukan ketimpangan antara kondisi ideal dan kondisi yang ada. sehingga ketimpangan tersebut dapat dirumuskan menjadi sebuah maslaah.

Contoh "Materi operasi hitung bilangan campuran merupakan salah satu materi pelajaran matematika di kelas IV yang harus dikuasi oleh siswa. Melalui proses pembelajaran dikelas siswa diharapkan mampu mencapai tujuan pelajaran yang ditandai dengan hasil belajar yang berada diatas KKM. Jika hasil belajar siswa satu kelas rata-rata diatas KKM maka dapat dikatakan bahwa proses belajar telah berhasil. Namun dari hasil observasi yang peneliti lakukan diperoleh data bahwa rata-rata nilai siswa kelas IV SD M, berada dibawah KKM. Dimana nilai rata-rata siswa kelas IV SD M adalah 55, sedangkan KKM dari mata pelajaran matematika adalah 70. Kondisi tersebut menunjukan adanya masalah yaitu rendahnya hasil belajar rata-rata siswa kelas IV SD M pada materi operasi hitung campurann. 
Selanjutnya temukan penyebab dari terjadinya maslah tersebut, penyebab ditulis berdasarkan pengamatan, angket, atau wawancara yang dilakukan peneliti. Anda dapat menulisakan penyebab dari masalah tersebut, seperti: guru yang tidak menggunakan media pembelajaraan saat mengjarkan materi operasi hitung campuran. atau, guru tidak variatif dalam mengajar karena hanya menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran. dsb.

Dari penyebab masalah tersebut maka, anda dapat memulai dengan mengajukan solusi untuk permasalahan tersebut. Misal dengan menerapkan media pembelajaran pada materi operasi hitung campuran.

atau dengan menerapkan model pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) pada pembelajaran tersebut. 

Sampaikan juga alasan memberikan solusi tersebut. 

Untuk memberikan alasan anda anda tidak dibolehkan untuk memberikan argumen tanpa argumen penguat dari para ahli. Oleh sebab itu tampilkan pendapat ahli didalamnya. Misal: kamu memberikan solusi menggunakan model pembelajaran TGT. dalam latar belakang anda harus menuliskan pendapat ahli tentang definisi TGT, manfaat TGT, dan selanjutnya anda kaji pendapat tersebut.

Anda harus bisa menguatkan pendapat anda untuk menggunakan solusi tersebut dengan pendapat ahli dan kajian yang anda lakukan. 

Setelahnya anda harus melanjutkan mengutipkan dengan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian anda. Misal anda meilih untuk menggunakan model pembelajaran TGT, maka anda harus mencari dan mengkutipkan hasil penelitian tentang penggunaan media TGT tersebut.

Tahap akhir dalam penulisan latar belakang adalah dengan cara menuliskan kesimpulaan, bahwa berdasarkan penjelasan diatas maka peneliti memilih untuk melakukan penelitian dengan judul "Pengaruh  model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar matematika materi operasi hitung campuran siswa kelas IV SD M"

Dengan menuliskan latar belakang secara urut maka anda dapat menentukan atau membuat judul penelitian dengan dasar yang kuat. 

apabila ditanya oleh dosen anda, anda bisa menjelaskan alasan anda secara rinci melakukan penelitian dengan judul tersebut. Jadi insyallah gak banyak revisi atau bahkan jika dimudahkan oleh Allah SWT, judul anda tidak perlu revisi. LIhat juga postingan ini Cara Membuat Latar Belakang Yang Baik


dan pada akhirnya judul skripsi anda acc

Langkah 2 yaitu merancang proposal skripsi

Anda telah melewati pembuatan judul, didalamnya juga anda telah membuat latar belakang, anda telah membuat tahapan yang paling sulit dalam proposal, biasanya kalau latar belakang sudah bagus maka langkah berikutnya menjadi lebih mudah.

untuk merancang proposal anda harus melihat buku pedoman penulisan proposal terlebih dahulu. Bisa jadi pedoman antara tahun lalu dan tahun saat ini berbeda.

Biasanya penyusunan proposal terdiri atas.
A. Latar Belakang
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan Masalah
D. Rumusan Masalah
E. Tujuan Penelitian
F. Manfaat Penelitian
G. Kajian Teori
H. Metode Penelitian

Untuk membuat latar belakang sudah dijelaskan diatas, silahkan baca kembali kalau lupa ya. . . bisa juga LIhat ini Cara Membuat Latar Belakang Yang Baik

Selanjutnya yaitu identifikasi masalah.
mengidentifikasi artinya adalah mengumpulkan, menemukan, mendaftar, atau mencatat data atau informasi. Identifikasi masalah artinya adalah mendata atau menemukan masalah dalam penelitian yang ingin anda lakukan. Anda dapat mengutip identifikasi masalah dari latar belakang yang telah anda tulis sebelumnya. 
Gunakan contoh ini untuk menuliskan identifikasi masalah:
Contoh "Materi operasi hitung bilangan campuran merupakan salah satu materi pelajaran matematika di kelas IV yang harus dikuasi oleh siswa. Melalui proses pembelajaran dikelas siswa diharapkan mampu mencapai tujuan pelajaran yang ditandai dengan hasil belajar yang berada diatas KKM. Jika hasil belajar siswa satu kelas rata-rata diatas KKM maka dapat dikatakan bahwa proses belajar telah berhasil. Namun dari hasil observasi yang peneliti lakukan diperoleh data bahwa rata-rata nilai siswa kelas IV SD M, berada dibawah KKM. Dimana nilai rata-rata siswa kelas IV SD M adalah 55, sedangkan KKM dari mata pelajaran matematika adalah 70. Kondisi tersebut menunjukan adanya masalah yaitu rendahnya hasil belajar rata-rata siswa kelas IV SD M pada materi operasi hitung campurann.
Dari contoh diatas, kita dapat menuliskan identifikasi masalah dianataranya yaitu;
1. Hasil belajar siswa kelas IV SD M masih dibawah KKM
2. (tuliskan penyebab masalah itu terjadi) guru tidak variatif dalam mengajar karena hanya menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran.

Pembatasan Masalah, dituliskan guna membatasi ruang lingkup penelitian anda. Anda mungkin hanya akan meneliti tentang pengaruh model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar matematika materi operasi hitung campuran kelas IV. Maka anda perlu untuk menuliskan pembatasan masalah tersebut.

Anda apat menuliskan pembatasan sebagai berikut:
Beradasrkan identifikasi masalah, penelitian ini dibatasi pada pengaruh penerapan model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar matematika materi operasi hitung campuran kelas IV SD M.

Rumusan masalah, ditulis guna menyatakan secara tertulis pertanyaan apa yang hendak dicari jawabannya oleh peneliti melalui jawaban.

contoh rumusan masalah diantaranya;
Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran TGT (teams Game Tournament) pada materi operasi hitung campuran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD M?
Setelah menuliskan rumusan masalah maka dilanjutkan dengan menulis tujuan penelitian.

Mudah sebenarnya untuk menuliskan tujuan penelitian. Sudah pasti tujuan penelitian adalah apa yang ingin peneliti dapatkan dari penelitian yang dia lakukan atau jawaban dari pertanyaan yang disampaikan dalam rumusan masalah.

Contoh Tujuan Penelitian
Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran TGT (teams Game Tournament) pada materi operasi hitung campuran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD M.

Maanfaat penelitian adalah bagian dimana peneliti menyampaikan apa yang menjadi manfaat penelitian yang dilakukan penulis. Manfaat ini dapat kita klasifikasikan berdasarkan penerima mafaat menjadi 3, yaitu:
manfaat bagi guru
manfaat bagi siswa, dan
manfaat bagi peneliti itu sendiri.

Tahap selanjutnya adalah menuliskan kajian teori

Kajian teori ini digunakan sebagai landasan teoritis pelaksanaan penelitian. Dan memberikan landasan yang kokoh dalam melaksanakan atau membuat penelitian. Jadi penelitian yang dilakukan tidak coba coba (trial and error). 

Jadi dengan adanya landasar teori ini juga menunjukan bahwa penelitian itu merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data.


Apa saja yang harus ditulis dalam Kajian Teori?

dalam penelitian kuantitatif itu kan ada yang disebut variabel dependen dan variabel independent. 

variabel independent adalah variabel yang mempengaruhi variabel dependen.
sebaliknya variabel dependen dipengaruhi variabel independent

Contoh Judul "Pengaruh  model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar matematika materi operasi hitung campuran siswa kelas IV SD M"

maka yang menjadi variabel independent adalah model pembelajaran TGT, sementara hasil belajar matematika . . . merupakan variabel dependen.

Dalam kajian teori peneliti dapat menuliskan landasan teori dari mulai: variabel independen dan dilanjutkan dengan variabel dependen.

yang dikaji, diantaranya:
1. Model pembelajaran TGT (cari tau; definisi model pembelajaran, definisi model TGT, sintaks model pembelajaran TGT,  sampai dengan kelebihan dan kekurangan model pembelajaran TGT)

2. Pengaaruh (cari tau: definisi pengaruh)

3. Hasil belajar (cari tau: definisi belajar, jenis-jenis belajar, prinsip belajar, asas belajar, ciri-ciri belajar, definisi hasil belajar, dsb) baca ini Prinsip-Prinsip Belajar dan Implikasinya Bagi Siswa dan Guru Serta Asas-Asas Pembelajaran atau Konsep Dasar Belajar dan Pembelajaran Teori dan Pembahasannya
 
4. Mata pelajaran Matematika (cari tau tentang konsep dasar matematika dan khusunya pada materi operasi hitung campuran)

5. Siswa Sekolah Dasar (cari tau tentang perkembangan kemampuan siswa menurut para ahli)

untuk menulis atau mengkaji sebuah teori dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: deduktif, induktif, dan fungsional. 

Setelah seleai menuliskan kajian teori baik variabel independent dan variabel dependen. Maka dilanjutkan dengan membuat kerangka berfikir. 
 
Kerangka berfikir adalah model konseptual bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting. Dalam membuat kerangka berfikir usahakan untuk dapat menjelaskan hubungan antara teori dengan variabel yang akan diteliti.

Metode Penelitian, metode penelitian dalam penelitian kuantitatif adalah metode eksperimen. Metode eksperimen ini ada berbagai macam bentuknya,
sebelum anda menentukan untuk menggunakan bentuk metode eksperimen yang manaa? terlebih dahulu ketahui fungsi-fungsi metodenya.

Silahkan anda baca-baca dulu mau pakai mana metode penelitiannya.
disesuaikan dengan penelitian yang anda lakukan.

didalamnya terdapat juga hal yang perlu diperhatikan dan dicatat dalam penulisannya yaitu populasi, sample dan sampling.

populasi adalah subjek keseluruhan penelitian, kamu bisa tulis seluruh siswa kelas IV SD M, sementara sample nya kamu bisa tulis siswa kelas VA, ambil satu kelas. dan sampling adalah teknik yang kamu gunakan untuk menentukan sampel.

teknik pengumpulan data, dan teknik analisis.
tulis ya,  , . . . (segera dilengkapi)

Setelah anda menuliskan  metode yang anda piliha, maka anda ditahap terakhir dapat menuliskan hipotesisi yang anda pilih.


Terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat membantu anda dalam menyusun skripsi. 

Jika ada pertanyaan atau kritik dan sran silahkan dapat anda tuliskan di Komentar dibawah ini. jangan lupa juga untuk bagikan artikel ini ya.

Sekali share dari kalian, begitu berarti buat ane. hehehe :)